sewa ambulance

Latest News

Cara Membuat Paspor Anak

Sekarang, bepergian ke luar negeri lebih mudah bagi siapa saja untuk melakukannya. Tidak hanya mereka yang masih lajang, orang yang sudah menikah juga suka melakukannya. Bahkan mereka yang punya anak tidak mau ketinggalan. Jika dulu paspor anak masih bisa digabungkan dengan orang tuanya, sekarang mereka sudah dapat memiliki paspor sendiri. Eh, bagaimana cara membuat paspor anak?

E-Paspor atau Pembuatan Paspor Digital

Sekarang, membuat paspor menjadi lebih mudah dengan paspor elektronik atau membuat paspor digital. Tidak hanya untuk Ibu dan Ayah, Si Kecil dapat segera memiliki paspor sendiri berkat proses ini. Tentu saja ada perbedaan antara membuat paspor untuk diri sendiri dan untuk anak-anak. Namun, perbedaannya tidak terlalu banyak, kok. Kita bisa mulai dengan mengetahui kondisi untuk membuat paspor anak!

Persyaratan untuk Membuat Paspor Anak

Yang pasti, yang termasuk kategori anak-anak adalah mereka yang berada dalam kisaran usia 0 hingga 18 tahun. Untuk persyaratan paspor anak umum, ini harus disiapkan:

  • E-KTP ibu dan ayah dan surat rekaman e-KTP (asli dan fotokopi A4).
  • Surat nikah atau buku nikah Mums and Dads.
  • Paspor ibu dan ayah jika masih ada dan valid (fotokopi berwarna).
  • Kartu keluarga (KK), asli dan fotokopi A4.
  • Akte kelahiran atau surat pembaptisan untuk anak (asli dan fotokopi A4).
  • Paspor lama Bayi Tua jika sebelumnya ada di sana.
  • Pernyataan dari Ibu dan Ayah.

Beberapa persyaratan tambahan untuk melengkapi kondisi di atas termasuk:

  • Rp. 6.000 materai untuk menandatangani pernyataan Ibu dan Ayah.
  • Akta cerai dan hak asuh dari pengadilan jika Ibu dan Ayah bercerai.
  • Jika ada perubahan nama, surat pengangkatan harus disediakan.
  • Jika hanya satu orang tua yang dapat hadir, harus ada surat kuasa yang dicap.
Baca juga: Kiat Mengatasi Mogok Sekolah Anak

Jika Anak Memiliki Dua Kebangsaan

Jika Ibu atau Ayah bukan warga negara Indonesia, maka metode pembuatan paspor untuk anak-anak harus dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Paspor Ibu dan Ayah.
  • Orang tua E-KTP yang merupakan warga negara Indonesia.
  • Orang tua KITAS yang merupakan orang asing (warga negara asing).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Surat nikah atau buku nikah Mums and Dads.
  • Akte kelahiran atau buku baptisan anak-anak.
  • Sebuah sertifikat kewarganegaraan ganda terdaftar di Dukcapil.
  • Sertifikat pendaftaran anak dengan kewarganegaraan ganda dari imigrasi dan menurut domisili.

Proses Pembuatan Paspor untuk Anak-Anak

Setelah semua persyaratan dipenuhi, saatnya untuk mengantri untuk pendaftaran paspor. Jika online, Ibu dapat mengunjungi situs web imigrasi resmi, aplikasi Layanan Paspor Online (jika Anda memiliki ponsel Android), dan WhatsApp. Untuk pendaftaran paspor online, dapat dilakukan mulai Jumat 14.00 hingga Minggu 17:00.

Nah, inilah prosesnya:

  • Daftarkan identitas anak dengan akun orang tua (dapat memiliki Ibu atau Ayah). Ini berlaku untuk Layanan Paspor Online. Jika melalui WhatsApp, Ibu dapat mendaftar untuk paspor anak dengan akun orang tuanya.
  • Isi biodata selengkap dan sedetail mungkin.
Baca juga: Si Kecil Jadi Korban Intimidasi di Sekolah? Inilah yang harus dilakukan!

Paspor Biodata untuk Anak-Anak

Inilah yang harus diisi untuk mendapatkan paspor anak:

  • Nama lengkap anak.
  • Jenis kelamin anak-anak.
  • Tinggi anak-anak.
  • Tempat dan tanggal lahir anak.
  • Status sipil (cukup pilih ‘belum menikah’).
  • Pekerjaan (cukup pilih ‘orang lain’).
  • Alamat email ibu atau ayah.
  • Nomor ID anak (dapat diisi dengan nomor KK). Jangan lupa menambahkan tanggal KK. Sesuaikan detail nomor ID dengan yang ada di Kartu Kredit.
  • Alamat rumah (sama dengan alamat rumah Ibu dan Ayah).
  • Nomor ponsel Ibu atau Ayah.

Proses pembuatan paspor anak online sama dengan paspor online biasa. Prosedur ini hanya berlaku untuk pendaftaran paspor baru atau diperpanjang. Jika sebelumnya Anda memiliki paspor, tetapi rusak, hilang, atau ada perubahan nama, Ibu dan Ayah harus mendaftar secara offline.

Mengundang Anak-anak ke Kantor Imigrasi

Setelah semua prosedur di atas selesai, bawa anak ke kantor imigrasi. Dandani si kecil dengan pakaian berkerah selain putih sehingga saat memotretnya tidak menyatu dengan latar belakang putih. Untungnya, ada antrian prioritas bagi yang hadir untuk membawa anak. Setelah menyerahkan semua persyaratan yang diperlukan, temani anak tersebut untuk wawancara dan pemotretan.

Tenang, Bu. Untuk anak yang lebih besar, petugas hanya akan bertanya mengapa anak itu membuat paspor dan siapa yang akan membawanya. Tantangan sebenarnya adalah ketika Si Kecil difoto untuk tujuan membuat paspor. Karenanya, Ibu atau Ayah harus hadir untuk menenangkan Si Kecil. Soalnya, anak-anak yang masih balita biasanya masih sulit diam atau suka menangis tiba-tiba.

Baca juga: Kiat Mempersiapkan Anak-Anak untuk Pergi ke Sekolah Tanpa Drama

Nah, itu tahap untuk membuat paspor anak-anak. Di mana Anda ingin membawa si kecil Anda berlibur, Bu? (KAMI)

Sumber:

Kompas.com. Kiat Lengkap tentang Cara Membuat Paspor Anak-Anak.

Expatindo. Anak-anak Paspor Indonesia.

Whats New Indonesia. Apa yang Harus Dilakukan jika Anda Ingin Dua Paspor untuk Anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top