sewa ambulance

Latest News

Diabestfriend, Inilah 11 Makanan Pengganti Beras

Nasi telah menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Sebab, selain memberi energi, beras juga mengenyangkan dan murah. Namun, tidak semua orang dianjurkan makan nasi, terutama nasi putih. Misalnya penderita diabetes. Karena nasi mengandung gula, penderita diabetes dianjurkan untuk membatasi dan menghindari konsumsi beras yang berlebihan. Jadi, mereka kadang-kadang membutuhkan makanan, bukan nasi untuk mengontrol gula darah.

Selain penderita diabetes, beberapa orang yang tidak makan nasi karena mereka ingin diet. Suka atau tidak, mereka harus mengurangi konsumsi karbohidrat dan kalori. Jadi, untuk mengatasi hal ini, Geng Sehat dapat mengonsumsi pengganti beras yang lebih sehat!

Baca juga: Manfaat Jus Pare untuk Kesehatan

11 Makanan Pengganti Nasi

Berikut adalah beberapa makanan pengganti beras yang lebih sehat:

1. Quinoa

Quinoa adalah keluarga gandum. Penggantian tepung beras ini bebas gluten dan mengandung protein jauh lebih banyak daripada nasi. Faktanya, ½ cangkir (92 gram) quinoa yang dimasak menyediakan 4 gram protein, dua kali lipat nasi putih dalam porsi yang sama.

Quinoa adalah protein sempurna, artinya mengandung sembilan asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan tubuh. Ini menjadikan quinoa sumber protein yang baik untuk orang-orang yang berdiet vegetarian. Selain itu, quinoa juga merupakan sumber mineral penting seperti magnesium dan tembaga, keduanya memiliki peran penting dalam metabolisme energi juga. kesehatan tulang.

2. Nasi Kembang Kol

Nasi kembang kol adalah makanan pengganti nasi yang rendah karbohidrat dan kalori. Nasi kembang kol memiliki rasa sedang, teksturnya mirip dengan nasi putih yang dimasak. Karena rendah karbohidrat dan kalori, beras kembang kol adalah pilihan pengganti makanan untuk beras yang cukup dikenal oleh orang-orang yang sedang diet rendah karbohidrat.

Porsi beras kembang kol sebanyak 1/2 gelas (57 gram) hanya mengandung 13 kalori, dibandingkan dengan kandungan kalori nasi putih dalam porsi yang sama, yang mencapai 100 kalori.

3. Nasi Brokoli

Sama seperti nasi kembang kol, nasi brokoli juga menjadi pilihan makanan pengganti nasi yang cukup terkenal. Kandungan nasi brokoli juga mirip dengan nasi kol.

Dalam porsi 1,3 cangkir (57 gram) beras brokoli, ada 15 kalori dan 2 gram serat. Beras brokoli juga merupakan sumber vitamin C yang bagus. Konsumsi hanya 1/2 porsi, dapat memberikan 25 persen dari asupan vitamin C yang disarankan per hari.

4. Nasi Shirataki

Nasi Shirataki juga merupakan salah satu pilihan pengganti makanan untuk beras yang rendah karbohidrat dan kalori. Beras Shirataki terbuat dari akar konjak, yang merupakan tanaman yang berasal dari Asia, dan kaya akan serat yang disebut glukomanan.

Dalam porsi 85 gram beras shirataki tidak mengandung kalori sama sekali. Bahan penting lain dari beras shirataki adalah glukomanan, serat yang dapat melindungi dinding usus. Namun, Anda harus mengonsumsi beras Shirataki dalam jumlah besar untuk mendapatkan asupan glukomanan yang signifikan.

5. Barley

Jelai adalah salah satu jenis biji-bijian yang masih satu keluarga dengan gandum. Barley terlihat seperti gandum dan memiliki tekstur kenyal. Dalam porsi 1/2 gelas (81 gram) gandum mengandung 100 kalori, sama dengan jumlah kalori dalam nasi putih dengan porsi yang sama.

Namun, gandum mengandung sedikit lebih banyak protein dan serat. Selain itu, jelai juga kaya akan nutrisi. Dalam porsi 1/2 gelas, makanan pengganti beras ini dapat memberikan asupan niasin, seng, dan selenium sebanyak 10 persen dari jumlah yang dibutuhkan setiap hari.

6. Whous Couscous of Wheat

Couscous adalah jenis pasta yang sering digunakan sebagai makanan di Timur Tengah dan wilayah Mediterania. Couscous terbuat dari mutiara tepung kecil. Couscous gandum utuh adalah pilihan yang lebih sehat untuk pengganti beras karena kaya akan serat dan protein. Mutiara couscous jauh lebih kecil dari butiran beras, sehingga memiliki tekstur yang unik.

Baca juga: Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

7. Potongan Kubis

Kubis cincang adalah pengganti makanan lain untuk beras. Kubis sendiri adalah tanaman yang rendah kalori dan karbohidrat, dengan rasa sedang, sehingga sering digunakan sebagai makanan di berbagai daerah.

Kubis merupakan sumber vitamin C dan vitamin K. Dalam porsi 1/2 gelas (75 gram) saja, kol dapat memenuhi 31 persen kebutuhan vitamin C harian dan 68 persen kebutuhan vitamin K per hari. Vitamin K memiliki fungsi mengatur pembekuan darah dan sirkulasi. Vitamin ini juga memiliki peran penting dalam kesehatan tulang.

8. Orezo of Wheat

Orzo adalah jenis pasta yang bentuk, ukuran dan teksturnya mirip dengan nasi putih. Orzo gandum mengandung lebih banyak serat dan protein daripada orzo biasa, menjadikannya pilihan yang lebih sehat untuk pengganti nasi.

Namun, orzo dari gandum ini memiliki kandungan kalori tinggi. Makanan ini mengandung panas 50 persen lebih banyak daripada nasi putih dalam porsi yang sama. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi orzo dari gandum, pastikan porsinya terbatas. Sebagai informasi tambahan, orzo dari gandum dapat memperlancar pencernaan.

9. Farro

Farro adalah sejenis biji-bijian utuh yang terlihat seperti nasi putih, meskipun teksturnya lebih kenyal. Farro mirip dengan gandum, tetapi memiliki butiran gandum yang lebih besar. Farro adalah pengganti makanan untuk beras karena memiliki kandungan protein tinggi. Untuk memastikan Anda mendapatkan asupan lengkap sembilan asam amino esensial, konsumsilah farro dengan kacang-kacangan, seperti kacang-kacangan dan kacang hitam.

10. Freekeh

Freekeh, seperti jelai dan farro, adalah gandum utuh. Freekeh diambil ketika gandum yang ditanam masih hijau. Penggantian tepung nasi ini kaya akan protein dan serat.

Dalam porsi kering 1/4 cangkir (40 gram), freekeh mengandung 8 gram protein dan 4 gram serat. Selain itu, konsumsi freekeh memenuhi 8 persen dari asupan harian yang direkomendasikan besi, jadi itu baik untuk kesehatan sel darah merah.

11. Gandum Bulgur

Gandum Bulgur adalah makanan lain untuk nasi. Ukuran dan bentuknya mirip dengan couscous. Namun, jika couscous adalah pasta yang terbuat dari tepung terigu, gandum bulgur lebih kecil.

Gandum Bulgur sangat rendah kalori. Penggantian tepung nasi ini mengandung 76 kalori (91 gram), yang sekitar 25 persen lebih rendah dari kandungan kalori dalam nasi putih dalam porsi yang sama. (UH)

Baca juga: Ini adalah alasan mengapa anak di atas 6 bulan membutuhkan suplemen makanan

Sumber:

Garis Kesehatan. 11 Alternatif Sehat untuk Beras. September 2019.

Nutrisi. Vitamin C dan Fungsi Kekebalan Tubuh. November 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top