sewa ambulance

Latest News

Ibu, ini adalah cara bagi anak-anak untuk menerima kekalahan!

Menang dan kalah adalah hal yang wajar terjadi. Nah, sebagai orang tua, ibu perlu menanamkan atau mengajar si kecil untuk bersikap toleran dan menerima kekalahan. Jadi, bagaimana Anda membuat anak Anda menerima kekalahan? Mari cari tahu kiatnya, Bu!

Sehingga Anak Akan Menerima Kekalahan

Sedikit yang perlu diketahui bahwa dalam kompetisi pasti ada kemenangan dan kekalahan. Dengan begitu, saat kalah dalam kompetisi, ia lebih toleran dan termotivasi. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan ibu anak ingin menerima kekalahan!

1. Jelaskan Ada Berbagai Kemungkinan untuk Menang

Mengajar anak-anak agar mau menerima kekalahan itu tidak mudah. Sebagai langkah pertama, Mums dapat menjelaskan kepadanya bahwa ada berbagai alasan yang membuat seseorang menang, misalnya, telah mencoba berkali-kali, berulang kali gagal dan mencoba lagi, dan karena keberuntungan.

Dengan menjelaskan ini, anak Anda akan lebih menerima kekalahan dan merasa termotivasi untuk mencoba lagi lain kali. Ibu juga perlu menjelaskan kepada Si Kecil bahwa kemenangan harus dilakukan dengan cara yang benar dan adil.

Baca juga: Membesarkan Anak Saat Bekerja

2. Ajarkan bahwa Proses itu Penting

Agar anak-anak menerima kekalahan, cobalah untuk memberikan pengertian kepada Si Kecil bahwa proses menuju kemenangan itu penting. Juga jelaskan bahwa proses menuju kemenangan tidak selalu menyenangkan. Sedikit yang harus melalui kegagalan untuk menang. Berikan pengertian bahwa kegagalan itu wajar dan bisa dijadikan pelajaran untuk lebih baik nantinya.

3. Ajarkan Empati kepada Si Kecil

Mengajarkan empati kepada anak Anda bisa membuatnya menerima kekalahan. Cobalah untuk membuat anak Anda bergabung dengan senang hati dan memberi selamat kepada teman-temannya yang menang. Setelah anak Anda melakukannya, katakan bahwa Ibu bangga padanya dan pujilah dia karena berempati dengan temannya.

Baca juga: Cara mengembangkan 8 jenis kecerdasan anak

4. Berikan Contoh Setiap Hari

Para ibu dapat memberikan contoh bagaimana menerima kekalahan dari si Kecil melalui permainan. Ibu dapat mengundang Si Kecil untuk bermain dan ketika Ibu kalah, memberi selamat kepada Si Kecil dan menunjukkan kepadanya bahwa Ibu bahagia dengan kemenangannya.

Tetapi ketika Little hilang dan Ibu menang di dalam permainan, tunjukkan pada Si Kecil bahwa pemenang yang sebenarnya tidak harus sombong dan mengejek orang lain yang kalah. Dengan begitu, Si Kecil akan mengerti bagaimana harus bersikap ketika dia kalah dalam kompetisi.

5. Jangan Selalu Menyerah saat Bermain dengan Si Kecil Anda

Untuk menjaga perasaan Si Kecil, Ibu mungkin mengalah saat bermain dengannya. Namun, jika Ibu terus membiarkan Little menang, dia tidak tahu bagaimana harus bersikap ketika dia kalah. Biarkan anak Anda gagal sehingga dia tahu apa yang harus dilakukan nanti.

Baca juga: Memperkenalkan Gender kepada Anak-Anak Harus Dilakukan Sejak Dini

6. Ajari Anak Anda untuk Mengontrol Harapan

Kekecewaan bisa muncul setelah Si Kecil tahu bahwa dia bukan pemenang. Nah, sudah saatnya seperti ini bahwa penting bagi Ibu untuk mengajar si kecil mengendalikan harapan atau harapan akan sesuatu. Ibu hanya menjelaskan bahwa hal terbaik yang dia lakukan adalah mencoba.

Merasa sedih karena gagal dan kalah adalah hal yang wajar terjadi. Juga beri tahu si kecil bahwa setidaknya dia telah mencoba yang terbaik dan gagal atau mengalahkan yang dialami olehnya bisa menjadi pelajaran di masa depan. Juga katakan hal terpenting dalam kompetisi adalah mencoba yang terbaik.

Nah, itulah enam cara yang bisa dilakukan Ibu agar anak-anak bisa mentolerir kekalahan. Semoga beruntung, Bu! (KAMI)

Referensi

Orangtua Kegagalan adalah Opsi.

Pikiran Anak. Bagaimana Membantu Anak Belajar Gagal.

Jurnal Kehidupan Besar. 7 Cara Mengajar Kegagalan Anak adalah Hal Hebat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top