sewa ambulance

Latest News

Ini Ternyata Cara Mudah Meredakan Sakit Tenggorokan!

Sakit tenggorokan bisa menjadi keluhan yang sangat mengganggu. Sakit tenggorokan bisa menjadi keluhan tersendiri, bisa juga keluhan yang menyertai batuk, pilek dan demam. Bagaimana cara meredakan sakit tenggorokan?

Kita sebagai orang dewasa sudah memahami rasa sakit tenggorokan dan bisa membedakan rasa sakitnya. Namun bila keluhan ini terjadi pada anak, biasanya anak hanya menjadi rewel dan tidak mau makan karena kesakitan. Mereka tidak bisa menjelaskan rasa sakit yang mereka rasakan, tetapi ketika mereka melakukan pemeriksaan fisik, mereka bisa mendapatkan amandel atau amandel yang memerah, serta area peradangan di sekitar tenggorokan.

Baca juga: Perbedaan antara Tes Cepat dan Usap Tenggorokan

Cara meredakan sakit tenggorokan

Nyeri di tenggorokan menandakan adanya peradangan di daerah faring. Peradangan ini bisa disebabkan oleh virus atau bakteri. Radang akibat virus biasanya memiliki gejala yang lebih ringan, durasi nyeri yang lebih singkat. Sementara itu, peradangan oleh bakteri biasanya berlangsung lebih lama, disertai dengan demam yang lebih persisten, dan membutuhkan antibiotik untuk penyembuhan.

Saat sakit tenggorokan, apa yang dapat Anda lakukan?

1. Minum air

Minum air putih dalam jumlah banyak, bisa menjadi salah satu "pertolongan pertama" pada radang tenggorokan. Radang tenggorokan yang meradang ini bisa terbantu dengan aliran air yang bisa meredakan panas akibat peradangan. Secara umum, orang dewasa membutuhkan 1.500 hingga 2.000 ml cairan per hari (campuran air, jus, dll.) Agar tetap terhidrasi dengan baik.

2. Hindari makanan berminyak

Pesan ini adalah pesan klasik yang sering terdengar dari dokter ketika seseorang mengalami radang tenggorokan. Kenapa ini sering disebut oleh dokter? Ini karena minyak pada makanan tersebut bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan yang sedang mengalami peradangan.

Minyaknya juga bisa memberikan sensasi tidak nyaman yang bisa memicu batuk. Pilih makanan hangat, seperti bubur atau sup untuk memudahkan proses penyembuhan ini.

Baca juga: Hindari makan gorengan jika tak mau batuk!

3. Konsumsi buah

Mengkonsumsi buah ketika mengalami peradangan di area tenggorokan memberikan kenyamanan bagi saya. Buah yang sering saya konsumsi adalah buah pir dan apel, jenis buah yang banyak mengandung air sehingga bisa memberikan rasa sejuk di area leher. Hindari buah-buahan yang terlalu manis dan bisa menyebabkan gatal di tenggorokan.

4. Istirahat yang cukup

Sebagian besar penyebab radang di tenggorokan adalah infeksi virus penyakit yang membatasi diri dan bisa sembuh sendiri dalam 4 atau 5 hari, asalkan tubuh mendapat nutrisi dan istirahat yang cukup. Tidur yang cukup dari segi kualitas dan kuantitas dapat memperlancar proses penyembuhan ini.

5. Konsumsi madu dan vitamin

Mengonsumsi suplemen dapat membantu tubuh Anda pulih. Namun, jika Anda mengonsumsi vitamin tertentu, tentu saja harus disertai dengan minum banyak air minum sehingga Anda dapat membantu membuang vitamin ini. Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi madu.

6. Antibiotik

Tidak semua radang tenggorokan membutuhkan antibiotik. Namun, infeksi pada tenggorokan disebabkan oleh bakteri, terutama disebut bakteri Streptococcus kelompok B, bisa berakibat fatal jika tidak ditangani secara menyeluruh. Keluhan infeksi bakteri ini biasanya lebih parah, bisa disertai demam, nyeri menelan, bisa disertai ruam, mual dan muntah.

Pemeriksaan fisik juga dapat membantu membedakan penyebab infeksi. Jenis infeksi ini harus diberikan antibiotik, karena infeksi ini dapat berkembang menjadi peradangan pada ginjal yang memerlukan penatalaksanaan yang lebih kompleks.

Baca juga: 6 Antibiotik Alami Menurut Penelitian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top