sewa ambulance

Latest News

Jauhi Penyakit, Inilah Cara Meningkatkan Daya Tahan!

Pada puncak musim hujan dan di tengah ancaman epidemi koronavirus yang meresahkan masyarakat, langkah paling bijak yang bisa kita ambil adalah membekali diri dengan daya tahan yang kuat. Ada banyak cara untuk meningkatkan daya tahan, termasuk cara untuk meningkatkan daya tahan.

Faktanya, sistem kekebalan tubuh kita telah melakukan pekerjaan luar biasa setiap hari melindungi kita dari mikroorganisme yang menyebabkan penyakit. Tetapi ada kalanya mereka gagal. Kuman, bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya, dapat menyerang dan membuat Anda sakit.

Adakah cara yang bisa kita lakukan untuk membantu sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat? Ikuti penjelasan berikut.

Baca juga: Ibu, Aktivitas Fisik Penting untuk Meningkatkan Daya Tahan Anak!

Cara Meningkatkan Daya Tahan

Sistem kekebalan tubuh kita sangat rumit dan dapat bekerja secara optimal karena berbagai faktor. Meski begitu, bukan berarti kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk berkembang daya tahan tubuh.

Cara paling penting untuk meningkatkan daya tahan adalah dengan mengadopsi gaya hidup sehat. Menjaga pola makan Anda saja tidak cukup. Bahkan olahraga saja tidak cukup. Anda harus mengikuti panduan kesehatan umum untuk menjaga sistem kekebalan tubuh Anda kuat dan sehat.

Setiap bagian dari tubuh kita, termasuk sistem kekebalan tubuh, berfungsi lebih baik ketika dilindungi dari lingkungan yang buruk, dan didukung oleh strategi hidup sehat seperti:

  • Jangan merokok dan menghindari asap rokok.
  • Diet tinggi buah dan sayuran.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Tidur dan istirahatlah yang cukup.
  • Ambil langkah-langkah untuk menghindari infeksi, seperti sering mencuci tangan dan memasak daging, ayam, dan makanan mentah.
  • Mengurangi stres.

Baca juga: Ini adalah Vitamin untuk Meningkatkan Daya Tahan

Penuaan Mempengaruhi Daya Tahan

Seiring bertambahnya usia, kemampuan respons imun kita menurun, yang pada gilirannya berkontribusi pada lebih banyak infeksi dan datangnya berbagai penyakit termasuk risiko kanker.

Cara meningkatkan daya tahan tubuh di usia tua adalah dengan memberikan vaksinasi. Meskipun kaum muda juga didorong untuk melakukan vaksinasi, anak-anak dan orang tua adalah prioritas, jika dana vaksinasi dalam keluarga terbatas.

Penelitian menunjukkan, dibandingkan dengan orang yang lebih muda, orang tua lebih mungkin untuk tertular penyakit menular dan risiko kematian meningkat. Infeksi pernapasan, influenza, terutama pneumonia adalah penyebab utama kematian pada orang di atas 65 tahun di seluruh dunia.

Vaksinasi untuk influenza dan pneumonia telah secara signifikan mengurangi tingkat penyakit dan kematian pada lansia dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi.

Baca juga: Tips Memilih Suplemen Terbaik untuk Ketahanan

Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan

Tidak bisa dipungkiri, makanan adalah salah satu faktor penting yang membangun sistem kekebalan tubuh kita. Seperti tentara, mereka membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi agar kuat dan mampu melawan musuh-musuh mereka. Berikut ini adalah makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yang bisa Anda konsumsi setiap hari, terutama ketika ancaman penularan penyakit menengah sedang tinggi.

1. Vitamin C

Vitamin C adalah nutrisi penting yang bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas, sejenis molekul tidak stabil yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh.

Ada beberapa bukti bahwa vitamin C sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh saya pada orang yang kesehatannya buruk. Anda dapat meningkatkan asupan vitamin C, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, buah kiwi, paprika merah dan hijau, brokoli, dan stroberi.

2. Vitamin E

Seperti vitamin C, vitamin E adalah antioksidan kuat. Penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin E yang cukup sangat penting sebagai cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama di kalangan lansia. Sumber makanan vitamin E termasuk minyak biji gandum, almond, biji bunga matahari, hazelnut, dan selai kacang.

3. Zink

Seng atau seng adalah mineral penting yang terlibat dalam produksi sel imun tertentu. National Institutes of Health (NIH) memperingatkan kekurangan seng dapat merusak fungsi kekebalan tubuh Anda. Berikut ini adalah makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti seng: tiram, kacang panggang, kacang mede, dan kacang-kacangan.

4. Karotenoid

Jenis antioksidan lain, karotenoid, adalah jenis pigmen yang ditemukan secara alami pada tanaman. Saat dikonsumsi, karotenoid dikonversi menjadi vitamin A (nutrisi yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh). Makanan yang mengandung karotenoid termasuk wortel, kol, aprikot, pepaya, dan mangga. Tidak sulit menemukan makanan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda?

5. Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 adalah jenis asam lemak esensial yang diketahui menekan peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Meskipun tidak diketahui apakah omega-3 dapat membantu melawan infeksi (seperti flu), penelitian menunjukkan bahwa omega-3 dapat melindungi terhadap gangguan sistem kekebalan tubuh seperti penyakit Crohn, iritasi usus, dan rheumatoid arthritis. Cobalah makanan kaya omega-3 ini: ikan berlemak (termasuk makarel, tuna, salmon, sarden, herring, dan trout), biji rami, dan kenari.

Baca juga: Kekurangan Omega-3 Akan Mengurangi Kecerdasan Anak-Anak!

Cara untuk Meningkatkan Daya Tahan Anak

Selain usia tua, anak-anak adalah kelompok yang rentan untuk tertular penyakit. Cara meningkatkan daya tahan tubuh sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan orang dewasa.

Masalahnya adalah pada usia di bawah 2 tahun, sistem kekebalan anak belum sepenuhnya berkembang sehingga perlu bergizi dan memberikan lingkungan hidup yang sehat, vaksinasi sangat penting sebagai cara untuk meningkatkan anak. sistem kekebalan tubuh.

Lebih khusus lagi, berikut adalah 7 cara untuk meningkatkan daya tahan anak-anak:

1. Beri lebih banyak buah dan sayuran. Wortel, kacang hijau, jeruk, stroberi semua mengandung fitonutrien penambah kekebalan seperti vitamin C dan beta-karoten.

2. Pastikan bayi Anda cukup tidur. Penelitian pada orang dewasa menunjukkan bahwa kurang tidur dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit karena sel-sel kekebalan tubuh jauh berkurang. Ini juga berlaku untuk anak-anak

Berapa banyak tidur yang dibutuhkan anak-anak? Bayi yang baru lahir mungkin membutuhkan hingga 18 jam tidur sehari, balita membutuhkan 12 hingga 13 jam, dan anak-anak prasekolah membutuhkan sekitar 10 jam.

3. Menyusui eksklusif. ASI mengandung antibodi penambah kekebalan dan sel darah putih. Berikan menyusui eksklusif selama 6 bulan adalah fondasi penting sebagai cara untuk meningkatkan kekebalan anak-anak.

ASI terbukti melindungi bayi dari infeksi telinga, alergi, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar para ibu menyusui selama setahun.

Jika komitmen ini tidak dapat dipenuhi, paling tidak berikan ASI kecil Anda dua hingga tiga bulan pertama untuk meningkatkan kekebalan bayi dalam kandungan.

4. Olahraga dengan keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan jumlah sel pembunuh alami pada orang dewasa. Olahraga teratur atau aktivitas fisik juga dapat bermanfaat bagi anak-anak dengan cara yang sama.

Olahraga untuk anak-anak dapat dilakukan dengan bermain di luar rumah. Banyak kegiatan yang menyenangkan termasuk mengendarai sepeda, hiking, skating, bola basket, atau berenang.

5. Menjaga kebersihan pribadi. Mandi dan cuci tangan dengan sabun jangan sampai dilupakan. Ini adalah salah satu cara untuk melindungi anak dari penyakit.

6. Jauhkan dari asap rokok. Jika ayah merokok di rumah, jauhkan anak dari asap rokok. Minta ayah untuk berhenti merokok jika memungkinkan. Paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko sindrom kematian mendadak, bronkitis, infeksi telingadan asma.

7. Jangan meminta sedikit antibiotik.

Banyak orang tua mendesak dokter atau dokter anak untuk meresepkan antibiotik ketika anak Anda menderita batuk pilek. Ingat bahwa antibiotik hanya mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi virus sebaiknya tidak diobati dengan antibiotik. Gejala flu pada anak umumnya disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya, cukup dengan istirahat yang cukup dan menyediakan makanan bergizi.

Baca juga: Rahasia Mempertahankan Daya Tahan dengan Bahan Herbal!


Referensi:

Health.harvard.edu. Cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda

Verywellhealth.com. Jenis makanan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Parents.com. Tingkatkan kekebalan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top