sewa ambulance

Latest News

Makan Bayam Membuat Gout Kambuh?

Bayam adalah sayuran hijau yang mengandung banyak vitamin. Ini adalah salah satu sayuran yang paling populer. Mudah didapat dan mudah diproses. Harganya sangat murah. Namun bagi penderita asam urat, bayam sebenarnya dihindari. Ada anggapan, makan bayam membuat asam urat kambuh. Ayo, periksa kebenarannya!

Bayam kaya akan nutrisi seperti zat besi dan serat. Selain itu, kadar mangan sangat ditemukan dalam bayam. Itu sebabnya, bayam mengandung sejumlah besar magnesium, kalium, zat besi, dan kalsium. Tembaga, fosfor, dan seng ditemukan dalam jumlah yang baik dalam bayam. Tidak hanya selenium, bayam juga mengandung vitamin A, K, dan C, B6 dalam jumlah yang baik.

Namun, bayam juga mengandung zat alami yang disebut purin. Karena itu, jika Anda rentan terhadap purin, mengonsumsi bayam yang mengandung purin berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Ini karena purin dapat dipecah untuk membentuk asam urat. Akumulasi kelebihan purin dalam tubuh dapat menyebabkan kadar asam urat berlebih di dalam tubuh. Itu sebabnya penderita asam urat takut makan bayam membuat asam urat kambuh.

Baca juga: Makanan Super: Makan Stroberi dan Bayam Bersama

Makan Bayam Membuat Pengulangan Gout: Mengandung Purin Tinggi

Asam urat diproduksi ketika tubuh memecah bahan kimia yang disebut purin. Purin diproduksi secara alami dalam tubuh manusia, tetapi juga ditemukan dalam makanan tertentu. Kelebihan asam urat akan dibuang melalui urin.

Obat asam urat umumnya menjadi andalan bagi sebagian orang ketika penyakitnya kambuh. Obat-obatan yang digunakan umumnya adalah penghilang rasa sakit. Obat memang dapat mengurangi gejala dan membantu mencegah komplikasi. Salah satu komplikasi dari gout adalah kerusakan sendi.

Namun penderita asam urat masih disarankan untuk mengubah gaya hidup mereka. Salah satunya dengan mengatur pola makan. Diet asam urat dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah, mengurangi risiko kekambuhan asam dan memperlambat perkembangan kerusakan sendi.

Makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi kondisi penyakit yang ada. Misalnya, pada penderita diabetes, makan karbohidrat dan gula berlebihan tidak dianjurkan. Penderita hipertensi, sebaiknya batasi garam. Begitu juga dengan penderita asam urat.

Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi jumlah kalori dan menurunkan berat badan, bahkan tanpa diet yang membatasi konsumsi purin, dapat mengurangi kadar asam urat dan mengurangi kekambuhan asam urat.

Baca juga: Ingin Tahu Obat Gout Tradisional dan Pantang?

Pembentukan batu ginjal dari asam urat dikaitkan dengan asupan berlebihan makanan yang mengandung purin. Untuk itu, jika Anda memiliki masalah ginjal atau asam urat, ada baiknya membatasi atau menghindari asupan makanan yang mengandung purin, salah satunya adalah bayam.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggantinya dengan sayuran lain yang tidak mengandung purin, seperti tomat, brokoli, dan mentimun. Sayuran ini sebenarnya membantu mengurangi kadar asam urat yang tinggi.

Selain sayuran, penderita asam urat masih dianjurkan untuk makan makanan seimbang yang mencakup semua nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, asam lemak, vitamin, dan mineral yang baik dan sehat.

Dengan mengadopsi diet gout, Anda dapat membatasi produksi gout dan meningkatkan eliminasi gout. Untuk membantu mengurangi jumlah serangan dan membatasi tingkat keparahannya, Anda tidak hanya memiliki diet asam urat, Anda juga perlu membatasi asupan kalori dan berolahraga secara teratur. Dengan begitu, kesehatan Anda akan terjaga dan bisa mempertahankan berat badan yang sehat.

Baca juga: Ini adalah Gejala Kolesterol Tinggi dan Asam Urat yang harus diwaspadai

Referensi:

Dokter NDTV. Apakah bayam meningkatkan kadar asam urat?

MedicineNet. Apakah Makanan yang Menyebabkan Gout Berkobar?

Waktu India. 10 makanan teratas untuk mengontrol asam urat

Klinik Mayo. Diet Gout: Apa yang diizinkan, apa yang tidak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top