Latest News

Nikmati 17 lukisan Leonardo da Vinci di Jakarta

Gang Sehat tentu mengenal seniman Renaissance Leonardo da Vinci. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah lukisan Mona Lisa dan The Last Super. Di balik wajah misterius Mona Lisa, tidak ada banyak sejarah terkait dengan bagaimana lukisan ini dibuat. Untuk melihat Mona Lisa secara langsung, Anda harus terbang ke Museum Louvre, di Paris. Anda juga harus terbang ke Milan untuk melihat lukisan Super Terakhir yang berukuran 460 x 880 cm.

Tahukah Anda, sepanjang hidupnya Leonardi da Vinci hanya membuat 17 lukisan. Dalam memperingati 500 tahun kematian Leonardo da Vinci, Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta mempresentasikan sebuah pameran berjudul "Leonardo Opera Omnia."

Pameran ini menampilkan 17 lukisan Leonardo da Vinci yang saat ini tersebar di beberapa negara. Anda dapat melihat semuanya tanpa harus menjelajahi museum atau gereja di berbagai negara yang mengumpulkan lukisan asli. Meskipun hanya replika, semua lukisan ini terlihat sangat mirip dan ukurannya sama dengan ukuran aslinya karena disajikan dengan format definisi tinggi Gambar Digital.

Baca juga: 7 Manfaat Mengundang Anak Anda ke Festival Seni dan Budaya

Duta Besar Italia untuk Republik Indonesia Yang Mulia Vittorio Sandalli meresmikan pembukaan Opera Leonardo Omnia & # 39; pameran di Museum Mandiri, Jakarta. Pameran ini terbuka untuk umum mulai 6 Februari hingga 3 Maret 2020.

"Kami sangat bangga dapat menawarkan karya Leonardo da Vinci kepada para pecinta seni di Indonesia. Leonardo da Vinci adalah salah satu dari artis paling berpengaruh dan dihormati dalam sejarah bahwa terlalu memiliki bunga di lapangan sains, musik, matematika, sastra dan gambar, lukisansebuah, patung, dan arsitektur, "jelasnya.

Leonardo Opera Omnia diadakan untuk memperkuat hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia selama lebih dari 70 tahun.

Pameran ini telah dimulai di bulan Februari 2019 dan diadakan di berbagai negara di Eropa, Asia dan Afrika. Sebelum Datang ke Indonesia, pameran ini telah mengunjungi beberapa daerah Asia sebagai Tbilisi, Beijing, Kanton, Kuala Lumpur dan Yangon.

Ibu Maria Battaglia, Direktur Institut Kebudayaan Italia di Jakarta menjelaskan, "Kami menyadari bahwa semua warisan artistik Leonardo da Vinci telah tersebar di berbagai museum, gereja dan Menjadi koleksi pribadi di seluruh dunia, membuatnya mustahil untuk mengadakan pameran tunggal dalam skala besar. Melalui proyek Opera Omnia, maha penciptaan Leonardo dapat dibawa dengan mudah dan dalamPamer dalam berbagai bentuk. "

Menurut Maria, tujuh belas reproduksi Karya Leonardo mewakili jalur artistik itu pelukis dan dibuat menggunakan teknik digital yang canggih jadi seolah-olah ke posisi seorang pengunjung di depan karya aslinya.

"Semua bekerja Leonardo direproduksi berdasarkan ukuran / bentuk aslidia dan akan memberikan sudut pandang yang luar biasa untuk pengunjung di dalam mengerti penciptaanvitas sang jenius Leonardo da Vinci, "tambah Mrs. Maria Battaglia.

Baca juga: Terungkap, Model Lukisan Mona Lisa Dicurigai Mengalami Hipotiroidisme!

Leonardo da Vinci Merupakan Manusia Genius

Leonardo da Vinci lahir di bulan April 1452 di Anchiano, Italia. Ketertarikannya pada bidang seni dan sains menggambarkan contoh sempurna kekayaan intelektual zaman Renaissance.

Leonardo da Vinci bukan hanya seniman biasa. Dia mewakili ide-ide manusia modern saat ini, jauh di masanya. Renaissance sangat jauh di masa sekarang, tetapi karya Leonrado da Vinci tetap relevan dengan zaman modern. Dengan kata lain, Leonardo da Vinci menggambarkan kejeniusan manusia, manusia yang memiliki lebih banyak gagasan daripada siapa pun. Di era modern, inilah yang disebut ide dalam industri kreatif.

Anda bisa menjadi bagian dari perjalanan sang maestro, dengan melihat lukisannya. Jika Anda ingin melihat lukisan asli, Anda harus menunggu dalam daftar tunggu paling lambat 7 bulan.

"Setiap hari pengunjung dibatasi hingga 1000 orang per hari. Setiap pengunjung hanya dapat melihat lukisan asli Leonardo da Vinci selama 15 menit. Ini diterapkan karena suhu tubuh manusia juga memengaruhi daya tahan lukisan," jelas Mr. Matteo Ive , Konsultan Proyek Rai Com sebagai penyelenggara pameran.

Nah, sebelum itu berakhir. Pameran ini mengingatkan betapa pentingnya untuk mengingat masa lalu. 500 tahun yang lalu Leonardo sudah berpikir karyanya akan mencapai masa depan. Dan terbukti benar?

Baca juga: Rupanya Seni Bisa Memperpanjang Hidup Anda tahu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top