sewa ambulance

Latest News

Prosedur Pemeriksaan Pranikah di Puskesmas, Bagaimana Melakukannya?

Persiapan pernikahan adalah satu hal yang cukup menyenangkan bagi semua pasangan. Persiapkan anggaran pernikahan, pilih tempat dan tanggal, dan temui berbagai vendor menarik dan sangat terampil di bidangnya. Tidak sedikit kebingungan yang dihadapi ketika memilih vendor, karena mereka semua tampaknya memiliki kemampuan dan nilai jual mereka sendiri.

Namun selain semua kesenangan dalam memilih vendor ini. Persiapan berkas juga penting untuk dikirim ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk umat Islam, atau ke kantor catatan sipil untuk mereka yang beragama selain Islam.

Persiapan file ini cukup memakan waktu, sehingga disarankan pasangan mempersiapkannya terlebih dahulu. Salah satu arsip di dalamnya, terutama bagi penduduk DKI Jakarta, adalah sertifikat kesehatan dari puskesmas. Bagaimana prosedur pemeriksaan pranikah, khususnya di Puskesmas?

Baca juga: Takut Menikah dan Berkomitmen? Jangan beri tahu saya Gamophobia!

Prosedur Pemeriksaan Pranikah di Puskesmas

Mungkin Gang Sehat sering mendengar tentang sertifikat kesehatan ini, tetapi tidak pernah mendapatkan informasi lengkap tentang di mana harus mulai mengurusnya. Sekalipun Anda membaca dari artikel di internet, pemeriksaan kesehatan di puskesmas ini bukan pemeriksaan wajib, melainkan pemeriksaan sukarela. Namun, beberapa sumber informasi menyebutkan bahwa tes kesehatan pra nikah adalah wajib.

Persyaratan mengenai pemeriksaan medis ini juga bervariasi. Beberapa sumber berita di internet mengatakan bahwa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ini diperlukan surat pengantar dari desa. Ini menunjukkan bahwa kita harus datang ke desa minimal 2 kali, karena setelah melakukan pemeriksaan kesehatan ini kita wajib memberikan hasil pemeriksaan ke desa.

Namun ternyata, tidak semua puskesmas memiliki peraturan yang sama. Beberapa pusat kesehatan kecamatan tidak perlu membawa surat pengantar dari kelurahan. Pendaftaran di puskesmas hanya dilakukan dengan membawa KTP DKI Jakarta saja.

Mereka juga memiliki poliklinik untuk pemeriksaan pranikah mereka sendiri, sehingga antriannya cukup teratur dan tidak lama. Namun, yang terbaik bagi Geng Sehat untuk bertanya tentang prasyarat untuk pemeriksaan pranikah di puskesmas yang ingin Anda tuju.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Pranikah

Apa Pemeriksaan Medis yang Dilakukan?

Proses pertama dari pemeriksaan ini terdiri dari berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah. Setelah itu kita akan diberikan kuesioner psikologis yang berguna untuk mendeteksi adanya gangguan seperti gangguan kecemasan, depresi, dan lainnya.

Tes laboratorium juga akan dilakukan, yaitu pemeriksaan yang terdiri dari tes darah lengkap (hemoglobin, hematokrit, leukosit, jumlah trombosit dan jenis), golongan darah, gula darah saat, HBsAg (untuk menentukan ada infeksi akut pada hepatitis B), HIV , dan sifilis.

Pada wanita, vaksin tetanus akan diberikan jika Anda tidak mendapatkan dosis pendorong tetanus. Dalam tes darah ini, tidak perlu persiapan seperti puasa. Setelah hasilnya dirilis, hasilnya akan diberikan kepada orang itu, tidak untuk diwakili, karena pemeriksaan ini bersifat pribadi dan rahasia.

Setelah itu akta nikah akan diberikan kepada orang tersebut, yang nantinya akan difotokopi dan diserahkan ke kelurahan untuk mengurus dokumen pencatatan sipil.

Oh ya Gang Sehat, untuk semua jenis ujian tidak dipungut biaya. Jadi program ini memang sangat membantu dalam menyaring berbagai kondisi penyakit. Teman dapat menghemat beberapa ratus ribu untuk melakukan pemeriksaan ini di pusat kesehatan. Jika Anda benar-benar ingin memeriksa yang lain, teman-teman dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai apa yang diperlukan untuk pemeriksaan pranikah.

Baca juga: Waspadai Depresi setelah Menikah, Ini Penyebabnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top