sewa ambulance

Latest News

Waspadai Gejala Covid-19 di Kulit

Gejala utama virus korona atau Covid-19 adalah demam dan batuk kering yang berkepanjangan. Namun ternyata, ada satu kemungkinan bahwa gejala Covid-19 diabaikan, yaitu masalah kulit. Gejala Covid-19 pada kulit berkisar dari ruam kulit hingga pseudo-frostbite (pseudo frostbite).

Dokter kulit dan ahli kulit bekerja keras untuk mengetahui gejala kulit pada Covid-19. Menurut mereka, memang ada banyak penyakit virus (termasuk cacar air dan campak) yang disertai dengan gejala ruam kulit sebagai respons terhadap respons peradangan tubuh terhadap infeksi.

Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, jumlah kasus gejala kulit yang ditemukan pada Covid-19 meningkat, sehingga kemungkinan virus penyebab Covid-19 juga dapat menyebabkan masalah kulit.

Baca juga: Dapatkah Corona Virus Menempel Kemeja dan Sepatu?

Apa saja gejala Covid-19 pada kulit?

Pada akhir Maret 2020, dokter dari Italia mengirim surat kepada editor Jurnal Akademi Dermatologi dan Venereologi Eropa. Isi suratnya menjelaskan tentang masalah kulit yang dialami oleh sekitar 20% dari 88 pasien Covid-19 di ibu kota Lombardy, Milan.

Sebagian besar pasien mengalami ruam merah pada kulit batang (bagian tubuh dari leher ke perut). Sementara itu, sebagian kecil mengalami gatal-gatal atau lepuh seperti gejala cacar air.

Kemudian, pada awal April 2020, sebuah organisasi dokter kulit yang terdiri dari lebih dari 400 dokter kulit di Prancis mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan, banyak pasien Covid-19 mengalami masalah kulit, termasuk lecet, ruam merah, hingga yang paling parah, yaitu radang dingin frostbite .

Setelah itu, pada pertengahan April 2020, sekelompok dokter Italia mengirim surat kepada editor Jurnal Akademi Dermatologi Amerika, yang menjelaskan penemuan gejala kulit yang jarang tetapi spesifik pada Covid-19, yang merupakan ruam seperti cacar air.

Oleh Amerika Serikat, fenomena yang menyerupai radang dingin semu disebut & # 39;Jari kaki COVID& # 39 ;. Untuk lebih jelasnya, jari-jari COVID ini adalah lesi kuku berwarna keunguan (biasanya pada kaki).

Berdasarkan Akademi Dermatologi Amerika, mencatat lebih dari 100 kasus gejala kulit ditemukan pada Covid-19. Pasien-pasien ini mengalami lesi berwarna keunguan seperti memar, dan pembengkakan.

Menurut Dr. Alisa Femia, direktur dermatologi rawat inap dan spesialis penyakit jaringan ikat autoimun di NYU Langone, telah menemukan pasien Covid-19 dengan semua gejala yang disebutkan di atas.

Pasien yang dirawat di rumah sakit sering mengalami ruam kemerahan gatal di badan dan lengan. Sementara itu, beberapa pasien lain mengalami gatal-gatal, atau lebih jarang, mengalami ruam seperti cacar air.

Sulit untuk menentukan apakah gejala kulit pada Covid-19 memang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 atau merupakan efek samping dari obat yang digunakan untuk mengobati penyakit. Namun menurut para ahli, ruam kulit ini memang mungkin disebabkan oleh virus.

Baca juga: Ditemukan 6 Gejala Baru Covid-19, What Are They?

Apakah Gejala Covid-19 pada Kulit Berbahaya?

Gejala Covid-19 pada kulit umumnya tidak berbahaya. Dokter kulit yang terlibat biasanya mengobatinya dengan obat luar untuk menghilangkan rasa tidak nyaman yang dialami pasien. Namun, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pasien Covid-19 dapat mengalami ruam kulit akibat gangguan aliran darah, sehingga kondisinya bahkan lebih serius.

Gumpalan darah kecil di kulit dapat berarti adanya gumpalan darah di bagian tubuh lain, seperti di ginjal, hati, atau organ lain yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius. (UH)

Baca juga: Virus Corona Dapat Menyebabkan Kerusakan Jantung

Sumber:

Waktu. Dari & # 39; COVID Toes & # 39; untuk Hives, Inilah Kondisi Kulit Dermatologis Berpikir Bisa Menjadi Tanda Coronavirus. April 2020.
Sains Langsung. Lebih dari & # 39; jari kaki & # 39 ;: Sejumlah laporan ruam kulit terkait dengan COVID-19. Mei 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top